Rekaman Amigdala

Sesi Curhatan Temandsc04559

Saat sekolah, dari hari senin sampai minggu, hari yang disukai adalah hari jum’at, alasannya karena pulang cepat dan yang paling di tunggu adalah hari minggu, karena minggu adalah hari libur. Kalau dipikir kembali…mmmmh bisa bertahan tiap minggu nya untuk belajar alasannya adalah penantian hari minggu tiba.

Saat sekolah, pelajaran yang paling dinanti adalah pelajaran olahraga, satu-satunya pelajaran praktek di luar kelas. Tiap kali  melihat jadwal pelajaran di kelas, mata selalu tertuju pada pelajaran penjaskes (pendidikan jasmani dan kesehatan). Pelajaran lain tidak perlu dilirik karena porsinya dalam satu minggu sudah terlalu banyak seperti Matematika dan Bahasa Indonesia.

Saat sekolah, dari hari senin sampai minggu, hari yang disukai adalah hari senin, hari memulai semua aktivitas setelah istirahat. Semangat menanti hari senin, bisa kembali bertemu teman sekelas dan mendapat ilmu baru.

Saat sekolah, hal yang paling ditunggu adalah bunyi lonceng sekolah. Dengan bunyi lonceng, berakhirlah pemerasan konsentrasi belajar oleh otak juga bunyi lonceng Masuk kelas, lonceng pergantian pelajaran, lonceng istirahat dan lonceng pulang.

Saat sekolah, benda yang paling ditakutkan adalah kemoceng rotan dan mistar kayu ukuran 100 cm dengan tebal 1 cm dan digunakan untuk memukul murid jika jawaban salah. Rasa takut membuat tertekan selama pelajaran berlangsung dan memar adalah buah tangan yang rasa sakitnya bertahan sehari semalam.

Saat sekolah, benda yang paling disukai adalah tirai penghias jendela kelas hasil karya teman sekelas. Ketika penat melihat papan tulis, dengan menoleh tirai jendela menerbangkan imajinasi, senyum merekah walau sejenak…memberi kan semangat belajar kembali.

Saat sekolah, tatapan jengkel dan sinis guru terhadap murid yang tidak bisa menjawab soal adalah fenomena ekspresi harian yang membuat tubuh bergidik dan sesak.

Saat sekolah, merasa tenang ketika bisa menjawab quiz dari guru, karena jika gagal maka akan berdiri di depan kelas.

Saat sekolah, ternyata banyak hal baru yang didapat…rasa seperti asam, asin, pahit dan manis bercampur aduk. Tanpa sadar membentuk diri, mencari logika kebenaran akan pelajaran yang didapat. Membandingkan setiap perlakuan yang diterima, termasuk dalam kategori suka atau tidak suka, terlupa atau tidak bisa terlupakan, benar atau salah, adil atau tidak adil, menerima atau tidak menerima dan bersyukur atau kufur nikmat. Masa menuju Baligh, bila tidak ditentramkan dengan Al-qur’an tidak tahu akan bagaimana akhirnya. Semua ada sebab dan akibat, karena yang kita lakukan adalah pilihan kita.

Keep Read qur’an dan tadabburi ayat-Nya untuk menentramkan amigdala yang telah bekerja otomatis mengingat semua emosi yang telah kita alami.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s