Suara Tawa Misterius di Tiga Waktu

Perjalanan Pulang ke rumah orang tuaku memakan waktu kurang lebih 1 jam bila kecepatan 70-90 km/jam dan 1,5 jam dengan kecepatan 60-70 km/jam. Tidak terlalu jauh dari kota Jambi. Setiba di rumah menyapa keluarga dan beristirahat sejenak. Ketika malam tiba, waktu berkumpul dengan keluarga sedikit terjadi kehebohan dengan adanya cerita tawa misterius yang entah berasal dari mana…..time to story

Keponakan : Umi tin, dila takut sekarang kalau keluar malam ke wc, minta temeni mbah met terus…ada suara ketawa umi tin, terus subuh sama siang juga terdengar suara ketawa hahahahahaha berkali-kali….seremmm

Bunda Dila  : (ikut nimbrung) Lek umi aja sampai dak berani ambil air di sumur waktu subuh

Namun karena terlalu lelah aku tak bisa mendengarnya,,,jadi penasaran

Bukan hanya keluarga dan tetangga yang mendengarnya, yang melewati rumah sekitar kami juga mendengarnya. Suatu ketika tetangga sebelah kanan datang main ke rumah…

Mbah  : Mila, siro kerungu ora, eneng suoro guyu mau wengi?

Lek Mila  : suoro guyu opo mbah!

Mbah  : Iku seng guyu pas isuk, awan karo wengi

Lek Mila  : Oh ..iku guyu ne ayam ku mbah, jenenge ayam guyu (sambil guyu)

Mbah  : (tenganga) oala iku guyune ayam mu toh, tak kiro guyu ne dedemit (guyu maneh…)

Wah-wah ternyata tawa misterius yang membuat keluarga dan tetangga gak berani keluar rumah waktu malam dan subuh itu…gawe ne ayam ketawa wkwkwkwk.

Terpecahkan sudah tawa misterius yang menghantui desa Karang Anyar. Karena penasaran, aku pun menemui langsung ayam ketawa itu di kandangnya, eh ternyata betul ketawa loh. Yuk kenalan dengan ayam ketawa .

Kenapa ya di sebut ayam ketawa???

Alasannya adalah suara yang dihasilkan oleh ayam ini sangat berbeda, suara ayam ketawa sangat mirip seperti suara orang yang sedang tertawa.

sering juga disebut sebagai ayam jantan dari timur yang merupakan ayam asli Indonesia, tepatnya di kabupaten Sindrap, Sulawesi Selatan. Bentuknya sama dengan ayam biasa.

ayam ketawa atau yang dalam bahasa bugis disebut dengan “Manu Gaga” ini termasuk dalam kategori unggas yang dilindungi. Hal ini disebabkan jumlah populasinya semakin lama semakin menurun dan bisa dikatakan hampir punah.

Ayam ketawa ini sudah dari zaman dulu dikenal oleh masyarakat. Namun, pada zaman dulu, ayam ketawa hanya dipelihara oleh kaum bangsawan bugis saja. Karena, ayam ketawa ini menjadi sebuah simbol status sosial seseorang di masyarakat yang menggambarkan atau menunjukkan tentang kesuksesan dan keberanian

 

Ayam ketawa sekali bertelur dapat menghasilkan sekitar 11-13 telur untuk ayam betina yang produktif. Namun, tidak semua telur dapat ditetaskan. Telur yang mempunyai daya tetas tinggi biasanya terdapat pada telur yang ke-4 dan seterusnya.

Untuk telur yang pertama sampai ketiga, daya tetasnya bisa dikatakan sangat rendah. Ayam ketawa ini memiliki perbedaan nama antara ayam jantan dengan ayam betina. Ayam ketawa jantan disebut dengan Lai, sedangkan ayam ketawa betina disebut dengan birang.

Habitat asli ayam ketawa adalah di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Kabupaten Sidrap ini terletak sekitar 183 kilometer arah Utara. Namun, di daerah Sulawesi, ayam ketawa ini lebih banyak kita temukan di daerah Baranti, Panca Rijang, Benteng, Simpo Arasi’e dan dipelihara di lingkungan keluarga.

Ayam ketawa ini memiliki beberapa jenis, yang pada umumnya pembedaan jenis ini berdasarkan dengan warna bulu dan ciri-ciri fisik lainnya. Berikut beberapa jenis ayam ketawa yang perlu kamu ketahui.

Ayam Ketawa Bakka

Ayam Ketawa Bakka adalah ayam ketawa yang memiliki warna bulu putih mengkilap. Warna dasar putih tersebut dihiasi atau dikombinasikan dengan warna orange, hitam, dan merah; sedangkan kakinya berwarna putih atau hitam.

Ayam ketawa Bori Tase’

Ayam ketawa Bori Tase’ adalah ayam ketawa yang memiliki warna dasar merah yang dihiasi dengan bintik-bintik berwarna kuning keemasan.

Ayam Ketawa Korro

Ayam Ketawa Korro adalah ayam ketawa yang memiliki warna bulu hitam. Warna dasar hitam tersebut dihiasi atau dikombinasikan dengan warna hijau atau putih, dan kuning mengkilap; sedangkan kakinya berwarna kuning atau hitam.

Ayam Ketawa Ijo Buota

Ayam Ketawa Ijo Buota adalah ayam ketawa yang memiliki warna hijau. Warna dasar hijau tersebut dihiasi dengan warna merah dan di bagian sayapnya diselingi dengan warna hitam; sedangkan kakinya berwarna kuning.

Ayam Ketawa Ceppaga

Ayam Ketawa Ceppaga adalah ayam ketawa yang memiliki warna bulu hitam. Warna dasar hitam tersebut dihiasi dengan warna hitam dan putih. Ditambah dengan warna putih di bagian badannya hingga pangkal leher; sedangkan kakinya berwarna hitam.

Ayam Ketawa Lapping

Ayam Ketawa Lapping dalah ayam ketawa yang memiliki warna bulu hitam dengan merah hati dan mata putih. Kata Lapping ini berasal dari bahasa Bugis yang berarti menampung harta, sehingga dipercaya jenis ayam ketawa ini dapat menampung harta.

Jenis Suara Koko Ayam Ketawa

Terdapat tiga interval suara kokok ayam Ketawa, antara lain:

  • Garetek adalah suara kokok ayam ketawa dengan interval cepat.
  • Gaga adalah suara kokok ayam ketawa dengan interval lambat.
  • Dodo adalah suara kokok ayam ketawa dengan mendayu-dayu.

Harga Ayam Ketawa

Harga ayam ketawa tergolong tidak terlalu mahal. Untuk anakan yang berusia sekitar 1 bulan dihargai sekitar 150rb/ekor. Namun, untuk ayam yang berusia sekitar 3 bulan harganya mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yaitu sekitar 600ribu sampai 700ribu/pasang.

Untuk ayam ketawa dewasa bisa dibandrol dengan harga sekitar 800ribu. Harga ini bisa naik tergantung dengan kualitas ayamnya. Sedangkan harga ayam ketawa jantan dewasa bisa mencapai 1 juta keatas. (www.duniaq.com)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s