“Mendidik Anak Dengan Cinta” (Part 2)

Bismillahirrahmanirrahiim….Ceria Ramadhan Membawa para hamba Allah terus giat beribadah di hari ke 15 ramadhan ini.

Yuk!!! kita lanjut lagi,,,,,,Mendidik Anak Dengan Cinta

GambarGambar

Melihat Kondisi anak-anak atau remaja di sekeliling kita, banyak masalah yang timbul dalam lingkungan berasal dari anak-anak, seperti berbohong, membunuh, mencuri, dan lainnya. bila kita tilik lagi apa sih yang menyebabkan hal ini? ternyata karena anak-anak kurang cinta. Selama ini para orang tua sibuk, pulang ke rumah yang terasa adalah capek lelah, jadi ketika anak-anak mau bercerita atau mengeluh, yang keluar dari mulut orang tua hanya emosi  dan bukan bahasa cinta, karena rasa capek yang merasa anak juga wajib mengerti walaupun anak masih sangat kecil. maka feed back yang anak berikan kepada orang tua juga akan sama dengan yang di berikan orang tua kepada anak.

Hal ini lah yang menjadi latar belakang untuk tema kali ini yaitu Mendidik Anak Dengan Cinta, ” Indonesia Kuat, Rumah Kuat”, jadi kekuatan indonesia itu berasal dari rumah-rumah yang kuat (Bu Fenti St).

3 penyebabnya : 1. Merupakan ujian dari Allah, 2. Pola Asuh , 3. Faktor Lingkungan

Solusinya, setiap orang tua harus menjalani Best process, awalnya di mulai dengan Do’a, memiliki Visi dan misi yang jelas dan untuk menetapkan visi dan misi yang jelas orang tua harus punya ilmu, dan jalankan dengan cinta.

Untuk keseluruhannya, bagaimana caranya menjalankan pendidikan dengan cinta, kita mulai dengan Bahasa cinta, yang kedua prakteknya dengan dialog, ketiga sentuhan cinta.

Menggunakan bahasa cinta kepada anak dengan verbal misalnya “hari ini ibu belum peluk kakak ya “..Bahasa positif penuh ekspresif.

Berdialog dengan anak, biasa kan ajak anak berdialog dalam banyak hal, dengan begitu maka anak akan lebih terbuka berbicara dengan kita, bila lelah, para orang tua silahkan katakan kepada anak dengan cara yang baik agar anak mengerti. Buat aturan dalam rumah yang di lahirkan karena konsekuensi , bukan karena reward & punishment, misalnya mengajarkan anak berpuasa dengan konsekuensi bila anak berpuasa maka akan belajar sabar kalau tidak puasa tidak akan belar sabar.

Sentuhan cinta, dengan memeluk, mencium, membelai anak gak perlu rutin tapi biasakan, agar anak merasa cinta orang tua terhadapnya melalui sentuhan dari para orang tua.

Semoga bermanfaat, “Wujudkan Indonesia Kuat, dengan membentuk Rumah Kuat”

(Subhanallah talkshow yang bermanfaat) KEEP SPIRIT…Ganbate

GambarGambar

Gambar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s